Bupati Inhil Hadiri PKM I Kegiatan RPSDA Wilayah Sungai Reteh
KILASRIAU.com - Bupati Indragiri Hilir yang diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H. Junaidi Ismail menghadiri Diskusi Pertemuan Konsulatasi Masyarakat I (PKM I) Kegiatan Rencana Pemgelolaan Sumber Daya Air (RPSDA) Wilayah Sungai Reteh, bertempat di Aula Hotel Top 5 Tembilahan, Jum'at (27/10/2023).
Kegiatan yang ditaja oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau ini bertujuan tersusunnya rencana pengelolaan sumber daya air di wilayah sungai reteh. Turut hadir dalam kegiatan, Kabid SDA Dinas PUPRPP Prov.Riau, Kadis PUPR Inhil, Kepala Balai pengelolaan daerah aliran sungai, Camat Keritang, Camat Sungai Batang, para peserta dan undangan lainnya.
Bupati HM. Wardan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II mengatakan, atas nama pemerintah Indragiri Hilir sangat menyambut dan mendukung atas terselenggaranya kegiatan ini.
- Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla 2026
- Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Hadapi Dinamika Dunia Kerja
- Menaker: Penguatan Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi Penting untuk Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja
- Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Penempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
- Menaker: ASN Kemnaker Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
"Untuk menjaring informasi terkait rencana pengelolaan sumber daya air khususnya diwilayah sungai reteh, saya berharap rekan-rekan yang hadir dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi yang terkait dengan kegiatan ini," ujar Bupati.
Lebih lanjut dikatakan Bupati, salah satu tahapan dari penyusunan rencana pengelolaan sumber daya air yaitu pertemuan konsultasi masyarakat yang dilaksanakan untuk memperoleh masukan, tanggapan, koreksi, klarifikasi, identifikasi potensi dan permasalahan sumber daya air sesuai dengan harapan dan keinginan masyarakat.
"Mari kita laksanakan kegiatan PKM ini dengan sebaik-baiknya, agar hasil yang didapat adalah tercapainya kesepakatan bersama yang akan digunakan sebagai input penting untuk penyusunan rencana pengelolaan sumber daya air wilayah sungai reteh," tutup Bupati.

Tulis Komentar